Halal Bihalal PCNU Kota Bekasi 2026: Merajut Ukhuwah, Menguatkan Khidmah demi Kemaslahatan Umat

Halal Bihalal PCNU Kota Bekasi 2026: Merajut Ukhuwah, Menguatkan Khidmah demi Kemaslahatan Umat

Bekasi (PCNU Kota Bekasi) – Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan pasca-Idulfitri, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi menggelar acara Halal Bihalal pada Sabtu, 11 April 2026, bertempat di Aula Gedung NU Centre El-Said, Kota Bekasi. Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menguatkan Khidmah: PCNU Kota Bekasi untuk Kemaslahatan Jam’iyyah dan Jamaah”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen pengabdian kepada umat.

Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting Nahdlatul Ulama, di antaranya Ketua PBNU KH. Ulil Abshar Abdalla, Rois Syuriah PCNU Kota Bekasi KH. Abu Bakar Rahziz, MA, Katib Syuriah KH. Lukman Hakim, Ketua PCNU Kota Bekasi KH. Ayi Nurdin, serta Sekretaris PCNU KH. Nurcholik. Turut hadir pula anggota DPRD Kota Bekasi, Rizki Topananda dan Wildan Fathurrahman, serta jajaran Majelis Wakil Cabang (MWC), lembaga, dan badan otonom (Banom) di lingkungan PCNU Kota Bekasi. Ketua Panitia, Ust. Iming Satimin menjelaskan bahwa acara ini merupakan rangkaian acara Ramadan yang dilaksanakan oleh PCNU Kota Bekasi yang bertujuan diantaranya mempererat ukhuwah pengurus PCNU Kota Bekasi.

KH. Ayi Nurdin dalam sambutannya menegaskan bahwa tradisi halal bihalal merupakan warisan penting dalam Nahdlatul Ulama yang perlu terus dijaga. Ia menyebutkan bahwa tradisi ini merupakan gagasan dari KH. Wahab Hasbullah yang sarat dengan nilai persatuan dan saling memaafkan. “Melalui momentum halal bihalal ini, kita berharap seluruh keluarga besar NU kembali kepada fitrah, memperkuat ukhuwah, dan menjaga kebersamaan,” ujarnya.

Sementara itu, Rois Syuriah KH. Abu Bakar Rahziz dalam taujihatnya menekankan pentingnya khidmah dalam tiga aspek utama. Pertama, khidmah jam’iyyah, yakni pengabdian kepada organisasi dengan niat yang tulus dan ikhlas. Kedua, khidmatul ummat, yaitu pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud nyata kebermanfaatan NU. Ketiga, khidmah kepada ulama, dengan menjaga adab, bersilaturahmi, serta memohon nasihat dan bimbingan para ulama. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara jajaran tanfidziyah dan syuriah serta istiqamah dalam berkhidmah agar keberkahan senantiasa menyertai langkah organisasi.

Rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan diawali dengan lantunan shalawat yang dibawakan oleh Lesbumi PCNU Kota Bekasi, dilanjutkan dengan taujihat Rois Syuriah dan mauizhah hasanah yang disampaikan oleh KH. Ulil Abshar Abdalla. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh warga NU untuk menyikapi situasi di tanah air dengan sikap husnuzhan (berbaik sangka) dan memperbanyak doa demi kemaslahatan NU dan bangsa.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Lukman Hakim dan KH. Nurcholik, S.Pd.I, memohon keberkahan, persatuan, dan kekuatan dalam menjalankan khidmah kepada agama, bangsa, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, PCNU Kota Bekasi berharap semangat ukhuwah dan pengabdian dapat terus terjalin erat, sehingga NU semakin kokoh dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan jam’iyyah dan jamaah di tengah kehidupan masyarakat.

Artikel Terkait