Edisi No: 053/LDNU/III/04/2026
Khutbah I
ٱلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ ٱللَّٰهِ وَبَرَكَاتُهُ
الْحَمْدُ لِلّٰهِ, الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ جَعَلَ بَرَكَاتِهِ تَنْزِلُ عَلَى مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ، أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ وَاتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَاَ ابْنَيْ اٰدَمَ بِالْحَقِّ اِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ اَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ الْاٰخَر قَالَ لَاَقْتُلَنَّكَ قَالَ اِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّٰهُ مِنَ الْمُتَّقِيْنَ
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah
Pada hari yang mulia ini, marilah kita panjatkan segala puji dan syukur ke hadirat Allah Swt. Dialah yang masih memberi kita nikmat iman, Islam, ihsan dan kesehatan, juga kesempatan untuk beribadah pada hari Jumat yang mulia ini.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Pada kesempatan ini, khotib berwasiat kepada diri sendiri khususnya, dan umumnya kepada jamaah semua, mari kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah ﷻ dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Karena hanya dengan takwa kita akan mendapatkan keberkahan dan keselamatan hidup di dunia dan akhirat.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Allah ciptakan manusia dengan tujuan untuk beribadah kepada Allah Swt. Sebagaimana Allah subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
“Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku.” (Qs.Aż-Żāriyāt [51]: 56)
Beragam ibadah yang kitab isa lakukan, baik yang bersifat Hablumminallah seperti Sholat dan ibadah Mahdoh lainnya, juga ibadah yang bersifat hablumminanas. Hal itu kita lakukan sebagai bekal kita menghadap Allah Swt di akhirat kelak. Allah Swt berfriman:
فَمَنْ كَانَ يَرْجُوْا لِقَاۤءَ رَبِّه فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَّلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّه اَحَدًا
“Siapa yang mengharapkan pertemuan dengan Tuhannya hendaklah melakukan amal saleh dan tidak menjadikan apa dan siapa pun sebagai sekutu dalam beribadah kepada Tuhannya.” (Qs. Al-Kahfi:110)
Dan sebaik-baik amal ibaddah /amal Adalah yang dilakukan atas dasar taqwa. Allah taala berfirman:
قَالَ اِنَّمَا يَتَقَبَّلُ اللّٰهُ مِنَ الْمُتَّقِيْنَ
“Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang-orang yang bertakwa.” (Qs. Almaidah: 27)
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Pertanyaannya adalah, ,apakah amal ibadah kita selama ini diterima Allah atau tidak? Pada hakikatnya diterima atau tidak amal ibadah kita. Hanya Allah yang mengetahuinya. Tetapi kita bisa mengenali, melihat dan merasakan ciri-ciri sebagai tandda diterimanya amal kita oleh Allah swt.
Syeikh Ibnu Atha’illah dalam hikmahnya dawuh:
مَنْ وَجَدَ ثَمَرَةَ عَمَلِهِ عَاجِلًا فَهُوَ دَلِيلٌ عَلَى وُجُودِ الْقَبُولِ آجِلًا
"Siapa yang merasakan buah amalnya di dunia, maka itulah bukti bahwa di akhirat amalnya diterima."
Dari kalam tersebut menjelaskan bahwa salah satu tanda diterimanya amal ibadah oleh Allah adalah ketika seseorang merasakan "kemanisan" atau dampak positif dari amal tersebut secara langsung di dunia—seperti ketenangan hati, kemudahan dalam berbuat baik lagi, atau perasaan dekat dengan Sang Pencipta. Hal ini menjadi indikator kuat bahwa amal tersebut juga akan mendapatkan penerimaan dan pahala di akhirat kelak
Ma'asyiral Muslimin rahimakumullah,
Jika kita uraikan secara sederhana, diantara tanda-tanda amal perbuatan/amal shaleh kita diterima Allah Swt adalah sebagai berikut:
1. Munculnya rasa manis dalam beribadah:*
Seseorang yang amalnya diterima akan merasakan kenikmatan dan kelezatan dalam beribadah, sehingga ibadah bukan lagi menjadi beban, melainkan sesuatu yang dirinduka.
2. Merasakan ketenangan dan kebahagiaan setelah beribadah:*
Amal yang diterima akan memberikan dampak positif pada jiwa seseorang, yaitu berupa ketenangan, kedamaian, dan kebahagiaan setelah beribadah.
3. Menjauhi perbuatan maksiat:*
Amal yang diterima akan membawa seseorang untuk menjauhi perbuatan maksiat dan dosa, karena ia menyadari bahwa maksiat dapat menghapus pahala amal kebaikannya.
4. Semakin giat dalam beramal saleh:*
Menerima amal ibadah ditandai dengan semakin bertambahnya semangat dalam mengerjakan kebaikan dan ketaatan lainnya.
5. Merasa rendah diri dan selalu merasa kurang dalam beribadah:*
Menerima amal saleh juga ditandai dengan perasaan rendah diri dan selalu merasa kurang dalam beribadah, serta tidak merasa sombong dengan amal yang telah dilakukan.
6. Merasakan dampak positif amal pada kehidupan sehari-hari:*
Amal yang diterima akan memberikan dampak positif pada kehidupan sehari-hari, seperti peningkatan kualitas ibadah, akhlak yang baik, dan rezeki yang berkat.
7. Senang berkumpul dengan orang-orang saleh:*
Seseorang yang amalnya diterima akan senang bergaul dengan orang-orang yang saleh dan gemar beribadah, karena hal ini dapat memotivasi dirinya untuk terus meningkatkan kualitas ibadahnya.
8. Istiqomah dalam beramal saleh:*
Seseorang yang amalnya diterima akan terus-menerus melakukan kebaikan dan ketaatan, bahkan semakin semangat dalam beribadah setelah melakukan satu kebaikan.
Semoga Allah memberikan taufiq, hidayah dan inayahnya kepada kita untuk selalu berbuat kebaikan untuk kita semua. Aamiin yra.
بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلَاوَتَهُ، إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ. وَقُلْ رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْم
Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ أَنْعَمَنَا بِنِعْمَةِ الْاِيْمَانِ وَالْاِسْلَامِ .وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ خَيْرِ الْأَنَامِ وَعَلٰى اٰلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْكِرَامِ. أَشْهَدُ اَنْ لَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْقُدُّوْسُ السَّلَامُ وَأَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا وَحَبِيْبَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَاحِبُ الشَّرَفِ وَالْإِحْتِرَامِ. أَمَّا بَعْدُ. فَيَاأَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ فَقَالَ اللهُ تَعَالَى اِنَّ اللهَ وَ مَلَائِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يٰأَيُّهَا الَّذِيْنَ أٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَ سَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ إِبْرَاهِيْمَ و بَارِكْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ إِبْرَاهِيْمَ فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اللّهُمَّ وَارْضَ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
*(Penulis: Ust.Ilman,S.Sos.I.,M.Sos. Ketua LDNU Kota Bekasi)